PENYAKIT JANTUNG KORONER (PJK)

  💭💧 Jantung jika di gambarkan sebagai sebuah rongga berotot yg berfungsi untuk memompa darah keseluruh tubuh, sehingga jantung termasuk organ tubuh manusia yg sangat penting,  karena itu jika terjadi gangguan pada organ ini tentunya akan mengakibatkan banyak masalah kesehatan termasuk kematian.

🔰Penyakit jantung sendiri terbagi beberapa jenis diantaranya:

👉1. penyakit pada pembuluh darah koroner jantung
👉2. penyakit pada katup jantung
👉3. Penyakit pada otot jantung
👉4. penyakit jantung bawaan dan lain-lain.

⌚ Penyakit yang paling sering ditemukan dalam praktek sehari – hari adalah penyakit jantung koroner.

    🔬Penyakit Jantung Koroner (PJK) terjadi akibat adanya penyumbatan di pembuluh darah koroner.
Pembuluh darah ini merupakan satu – satunya jalan yg memberi pasokan oksigen, nutrisi dan zat – zat penting lainnya terhadap otot jantung.
Walaupun jantung merupakan suatu kantung yg berisi darah namun otot jantung tidak dapat mengambil zat – zat tersebut dari rongga jantung itu sendiri sehingga peran pembuluh darah koroner ini sangat penting.

⚫ Penyempitan ataupun sumbatan pembuluh darah sebenarnya hasil dari proses bertahun-tahun peradangan kronis pembuluh darah koroner, yakni terbentuknya endapan di pembuluh darah yg disebut plak atherosklerosis. Proses ini awalnya berjalan diam-diam, tidak mnimbulkan gejala klinis, sehingga seseorang tidak akan merasakan apa yg terjadi di dalam dinding pembuluh darahnya. Serangan jantung  merupakan puncak dari perjalanan panjang penumpukan plak. Jika ada faktor risiko penyakit jantung koroner lainnya, maka proses penumpukan plak lemak itu berkembang lebih cepat.

⚪ Faktor resiko terjadinya PJK antara lain adanya penyakit kencing manis (Diabetes Melitus), tekanan darah tinggi (Hipertensi), kadar kolesterol darah yang tinggi, gaya hidup tidak sehat, kebiasaan merokok, obesitas dan kurang gerak badan.

💫 Dikenal 2 keadaan PJK yaitu:

👉1. PJK Stabil: Dengan gejala nyeri dada yg dirasakan saat aktifitas & segera hilang dengan sendirinya saat beristirahat

👉2.  PJK Tidak Stabil: yg dikenal sebagai “Serangan jantung” atau Sindroma Koroner Akut. Dengan gejala nyeri dada yg timbul secara mendadak seperti rasa trtusuk/seperti ada beban berat didada & disertai keringat dingin, mual dan muntah. Jika merasakan gejala seperti ini sebaiknya cepat datang ke rumah sakit terdekat & mengkonsultasikannya ke dokter spesialis jantung khususnya pada keadaan serangan jantung karena jika tdak segera tertangani akan berakibat fatal & dapat menyebabkan kematian.

📌Penanganan
〰〰〰〰〰〰〰〰〰

🍃 Penanganan PJK dilakukan berdasarkan keadaan yg ditemukan yaitu berupa perawatan di ruang ICCU disertai pemberian obat – obatan, termasuk pemberian obat penghancur bekuan darah (obat fibrinolitik) yg menyumbat pembuluh darah koroner sampai pada tindakan kateterisasi berupa pembalonan & pemasangan ring (stent) serta operasi Bypass. Tindakan kateterisasi yg dilakukan di laboratorium kateterisasi jantung merupakan tindakan non bedah yg saat ini paling sering dilakukan terhadap penderita PJK. Tindakan ini dilakukan secara minimal invasif (bukan tindakan operasi besar) teknisnya dgan cara melakukan pemasangan akses seperti pemasangan kateter ke pembuluh darah nadi di pergelangan tangan atau di lipat paha yg dilakukan dengan pembiusan lokal dan sayatan kecil kurang dari 2 mm. Selanjutnya dimasukkan selang halus (kateter) melalui akses tersebut sampai di pangkal pembuluh darah koroner. Melalui kateter tersebut dilakukan pengambilan gambar pembuluh darah koroner dengan sinar X & bila telah diidentifikasi lokasi penyempitan/sumbatan selanjutnya dilakukan pembalonan yg  dilanjutkan pemasangan ring utk mencegah terjadinya sumbatan/penutupan kembali pembuluh darah tersebut. Selama tindakan ini penderita tetap dalam kondisi sadar& biasanya tidak merasakan nyeri selama tindakan ini berlangsung. Penderita yg dalam keadaan stabil dapat dipulangkan pada hari yg sama atau keesokan harinya.

〰📊 Untuk tatalaksana jangka panjang penderita PJK yg telah dilakukan tindakan ini tetap harus melakukan upaya pencegahan agar tidak berulang mengalami keadaan ini termasuk juga individu – individu yg belum menderita penyakit ini namun memiliki faktor – faktor resiko tinggi untuk terkena PJK.

📎Pencegahan
〰〰〰〰〰〰〰〰〰

🍃Upaya yg harus dilakukan untuk mencegah PJK adalah menghindari & berhenti merokok, hindari makanan yg mengandung kolesterol tinggi, rajin berolahraga secara teratur dan menjaga berat badan. Selain itu kita sebaiknya juga melakukan pemeriksaan rutin tekanan darah, kadar gula & lemak dalam darah, serta pemeriksaan lain termasuk tes treadmill untuk deteksi dini PJK.

〰〰〰〰〰〰〰🎀
✒dr. Emy Um Khonsa
Telah dikoreksi dr. Agustin Aisyah, Sp. PK, M. Kes

🍯 Majmu’ah BIKUM 🍯

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s