APA SAJA KEUTAMAAN BERPUASA 6 HARI DI BULAN SYAWAL?

🔬 Oleh:
Al-Ustadz Abu Mu’awiyah Askary bin Jamal al-Bugisy -hafidzahullah-

                                        ✹✹✹
                                      
🔖Disebutkan Al-Hafiz Ibnu Rajab Al-Hambali Rahimahullah beberapa manfaat berpuasa enam hari di bulan Syawal:

1.    Berpuasa enam hari di bulan Syawal menyempurnakan pahala puasa menjadi setahun.

2.    Berpuasa di bulan Syawal dan juga Sya’ban kedudukannya seperti shalat sunnah rawatib sebelum dan sesudah shalat fardhu.

👉Maka ia menyempurnakan sesuatu yang kurang yang terdapat pada amalan yang wajib. Sebab amalan-amalan yang wajib akan disempurnakan dengan amalan sunnah pada hari kiamat, dan mayoritas manusia tatkala berpuasa wajib, pasti mengalami kekurangan, sehingga perlu ada yang menyempurnakannya dari amalan- amalan yang lain.

3.    Membiasakan diri berpuasa setelah Ramadhan merupakan tanda diterimanya amalan puasa Ramadhan, sebab Allah -Azza Wajalla- jika menerima amalan seorang hamba, maka Allah -Azza Wajalla- memberi taufik kepadanya untuk melakukan amalan saleh yang berikutnya, sebagaimana dikatakan:

“Balasan dari perbuatan kebaikan adalah dia mengamalkan kebaikan berikutnya”.

❗Maka barangsiapa yang mengamalkan satu kebaikan lalu dia menyertainya dengan kebaikan berikutnya, itu merupakan tanda diterimanya amalan kebaikan yang sebelumnya, sebagaimana pula orang yang melakukan sebuah kebaikan lalu menyertainya dengan keburukan, itu merupakan tanda ditolaknya amalan kebaikannya dan tidak diterima.”

4.    Berpuasa Ramadhan menyebabkan diampuninya dosa- dosa, dan mereka yang berpuasa Ramadhan disempurnakan pahalanya pada saat hari raya, dan itu merupakan hari kemenangan, sehingga membiasakan berpuasa setelah hari raya merupakan bentuk rasa syukur atas kenikmatan ini.

🔑Tidak ada kenikmatan yang lebih besar dari ampunan dosa yang Allah berikan kepada hamba-Nya.. Rasulullah -Shallallahu Alaihi Wasallam- pernah mengerjakan shalat hingga menyebabkan bengkak kedua kaki beliau, lalu Beliau ditanya:

❓mengapa Engkau melakukan hal ini, padahal Allah Ta’ala telah mengampuni dosa- dosamu yang terdahulu dan yang akan datang?

أَفَلاَ أَكُوْنُ عَبْدًا شَكُوْرًا

Beliau menjawab: Tidakkah pantas aku menjadi seorang hamba yang bersyukur?”

(Muttafaq Alaihi dari Mughirah bin Syu’bah radhiallahu anhu, juga datang dari hadits Aisyah Radhiallahu Anha)

5.    Amalan- amalan yang dilakukan seorang hamba dalam mendekatkan diri kepada Rabb-nya di bulan Ramadhan, tidaklah terputus meskipun bulan Ramadhan telah usai. Maka selama seorang hamba masih hidup, maka amalan shaleh tetap ada.

👉Kebanyakan manusia merasa senang tatkala berlalunya bulan Ramadhan, disebabkan karena ia merasa berat dengan berpuasa, merasa bosan dan terasa terlalu lama. Orang yang demikian keadaannya, tidak akan kembali berpuasa setelah Ramadhan dalam waktu cepat. Maka orang yang kembali berpuasa setelah Ramadhan berlalu menunjukkan rasa senangnya dia berpuasa, dan dia tidak merasa bosan, berat dan tidak merasa terpaksa.

Ada seseorang berkata kepada Bisyr: ada satu kaum yang mereka melakukan ibadah dan bersungguh- sungguh di bulan Ramadhan.

▪Maka Beliau menjawab: seburuk- buruk kaum adalah mereka yang tidak mengenal hak Allah -Azza Wajalla- kecuali di bulan Ramadhan.

☝Seorang yang shaleh adalah yang beribadah dan bersungguh- sungguh sepanjang tahun. 

(ringkasan dari kitab Lathaif al-ma’arif,Ibnu Rajab Al-Hambali: 393- 400)

                                        ✺✸✺

🌐 Sumber:
Dinukil dari http://salafybpp.com/index.php/fiqh-islam/174-puasa-syawal
__________________
🔍 مجموعــــــة توزيع الفــــــوائد
📌❂ WA Forum Berbagi Faidah [FBF] | http://www.alfawaaid.net

——————–
turut mempublikasikan: 🌹syarhus sunnah lin nisaa`

🌿〰🌸〰🌸🌸〰🌸〰🌿

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s