Di Antara Baiknya Keislaman Seseorang Meninggalkan Apa-Apa Yang Tidak Bermanfaat (Bag. 2)

بسم الله الرحمن الرحيم

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda: 

مِنْ حُسْنِ إِسْلاَمِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَالاَ يَعْنِيْهِ

“Di antara baiknya keislaman seseorang adalah meninggalkan apa-apa yang tidak bermanfaat.”
(HR. At-Tirmidziy no.2318, Malik, Ahmad dari Abu Hurairah dan dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albaniy dalam Al-Misykaah 4839)

                 🌸〰🌸〰🌸

Beberapa Faidah Hadits Ini:

1⃣ Sesunguhnya keislaman seseorang itu berbeda-beda, ada yang baik dan ada yang tidak baik, berdasarkan sabda Rasulullah : “Di antara ciri baiknya keislaman seseorang.”

2⃣ Selayaknya bagi seorang muslim untuk meninggalkan apa-apa yang tidak bermanfaat, baik dalam urusan agamanya maupun dunianya, karena sesungguhnya hal itu akan lebih menjaga waktunya dan lebih menyelamatkan agamanya serta lebih mudah untuk meringkasnya (sehingga tidak terjatuh pada perbuatan yang tidak bermanfaat -pent.). Seandainya dia masuk (mencampuri) urusan-urusan manusia yang tidak ada kepentingannya dan tidak bermanfaat baginya niscaya benar-benar dia akan lelah. Akan tetapi jika dia berpaling darinya dan tidak sibuk kecuali dengan perkara yang bermanfaat, niscaya hal ini akan menjadi ketenteraman dan ketenangan baginya.

3⃣ Janganlah seorang muslim menyia-nyiakan perkara yang bermanfaat bagi dirinya yakni perkara yang penting baginya dari perkara agamanya maupun dunianya, bahkan seharusnya dia menekuninya dan sibuk dengannya serta melakukan cara yang lebih dekat untuk mendapatkan apa yang dimaksud (dari hal-hal yang bermanfaat -pent.). (Lihat Ta’liiqaat ‘alal Arba’iin An-Nawawiyyah hal.32-33)

4⃣ Dalam hadits ini terdapat anjuran untuk menggunakan waktu dengan hal-hal yang akan memberikan manfaat kepada seorang hamba baik di dunia maupun di akhirat.

5⃣ Anjuran atas hamba untuk memilih dan menyaring perkara-perkaranya dan menyibukkan diri dengan perkara-perkara yang tinggi nilainya.

6⃣ Anjuran agar melatih jiwa dan mendidiknya, dan yang demikian itu dengan cara menjauhkan diri dari apa-apa yang dapat mengotorinya dari kekurangan-kekurangan dan kerendahan-kerendahan.

7⃣ Masuk kepada hal yang tidak bermanfaat akan mengantarkan kepada perselisihan dan permusuhan di antara manusia. (Lihat Qawaa’id wa Fawaa`id minal Arba’iin An-Nawawiyyah hal.124)

:idea: Sumber: http://ahlussunnahkendari.com/blog/di-antara-baiknya-keislaman-seseorang-meninggalkan-apa-apa-yang-tidak-bermanfaat/

🌷🍃 ash shalihah 🍃🌷

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s