☀ MELATIH KESABARAN DARI GANGGUAN ORANG LAIN (3) ☀

8. Hendaknya dia mengetahui bahwa Rosulullah Sholallahu alaihi wa Sallam tidak pernah membalas dendam untuk urusan pribadinya.

Maka bila makhluk Allah yang terbaik,yang paling mulia saja tidak pernah membalas dendam untuk urusan pribadinya,padahal menyakitinya seperti menyakiti Allah,padanya ada hak-hak agama.

Beliau adalah jiwa yang paling mulia, yang paling suci, dan yang paling baik. Beliau paling jauh dari akhlak tercela,manusia yang paling berhak untuk berakhlak yang indah. Walaupun demikian beliau tidak pernah membalas dendam untuk urusan pribadinya. Terus bagaimana bisa salah seorang diantara kita membalas dendam untuk urusan pribadinya. Padahal dia paling tahu keadaan pribadinya dan kejelekan aib-aib dirinya. Bahkan seorang yang arif tidaklah bisa menyamakan dirinya dengan beliau untuk membalas dendam dan tidak ada nilai bagi jiwanya disisi beliau yang mengaruskan ia untuk balas dendam…✍

Masaail Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah 1/168-174

 

9. Bila ia disakiti karena amalan yang dilakukannya untuk Allah atau amalan ketaatan atau perkara maksiat yang ditinggalkan.

Hendaknya ia bersabar dan jangan membalas dendam karena dia disakiti dijalan Allah maka balasannya disisi Allah. Oleh karena inilah para mujahid dijalan Allah mereka mengorbankan darah dan harta untuk Allah namun tidak ada jaminan gantinya(dari makhluk). Karena Allah telah membeli jiwa-jiwa dan harta mereka, sehingga harganya Allah yang menentukan bukan makhluk.

Barang siapa mencari imbalan dari mereka maka dia tidak akan mendapat imbalan dari Allah. Karena orang yang menghabiskan miliknya untuk Allah tentunya Allah lah akan mengantinya.

Bila ia disakiti dengan bentuk musibah maka hendaknya dia mengembalikan celaan pada dirinya sendiri, sehingga ia disibukkan dengan menyalahkan dirinya dari pada  menyalahkan orang yang menyakitinya.

Jika ia disakiti karena urusan pribadinya hendaknya ia menata jiwanya untuk bersabar  kerena menuntut balas untuk urusan pribadi akan menghilangkan kesabaranya.

Kalau seseorang tidak dapat bersabar dari cauca yang panas, hujan, salju yang merupakan kesulitan perjalanan dan para perampok maka tidak perlu baginya melakukan perjalanan untuk perniagaan.

Sebagaimana yang telah diketahui manusia :

” Barang siapa yang jujur dalam mencari sesuatu maka akan diganti dengan kesabaran ketika ia ingin meraih keberhasilannya sesuai dengan kadar kejujuran dalam mencari  keinginannya…✍

Masaail Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah 1/168-174

 

10. Hendaknya seorang hamba mengetahui bahwa Allah bersama dan mencintai orang yang sabar. Allah ridho pada orang yang sabar.

Sehingga orang yang Allah bersamanya pasti Allah membelanya dari segala jenis gangguan dan kemudaratan, dengan pembelaan yang tidak bisa dilakukan oleh seorang pun dari kalangan makhluk.

 

📖Allah Ta’ala berfirman :

(واصبروا إن الله مع الصابرين )

“Dan hendaknya kalian bersabar sesunggunya Allah barsama orang yang sabar”. {Al Anfal 46}

 

و الله يحب الصابرين

“Dan Allah mencintai orang sabar” { Ali Imron : 146 }…✍

°°°°°°°°

Masaail Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah 1/168-174

 

Bersambung insyaAllah

 

Abu Sufyan Al Musy Ghofarohullah

_______________________________

9 Jumadil Akhir 1437

🌀Daarul Hadits Al Bayyinah🌀

Sidayu Gresik

Harrosahallah

🔊🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔊

 

🔵Channel Telegram UI🔵

http://bit.ly/uimusy

 

Kunjungi Website Kami MUSY

[Muslim Salafy]

http://www.musy.salafymedia.com

 

 

  • ┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•

Turut menyebarkan: WA🌹syarhus sunnah lin nisaa`

channel telegram: http://bit.ly/syarhussunnahlinnisa

 

  • •✿❁✿✿❁✿✿❁✿✿❁✿••

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s