METODE TEPAT MEMPEROLEH ILMU

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
————————–

🔊 Asy-Syaikh Khalid bin Dhahwi azh-Zhafiri hafizhahullah :

🌹✏️ “Wajib atas Penuntut Ilmu Syar’i untuk memenuhi dua hal, atau bahkan tiga perkara yang merupakan jalan untuk mendapatkan Ilmu.
➖➖➖➖➖➖➖➖➖

✳ Tiga perkara tersebut adalah:

1⃣ Membaca.
2⃣ Menghafal.
3⃣ Mendengar

………………………………

1. MEMBACA
➖➖➖➖➖➖➖➖

Hendaknya dia menyediakan waktu untuk membaca kitab-kitab (para ulama, pen). Juga meringkasnya, dan mempelajarinya.

Wajib baginya untuk menyediakan jadwal harian untuk membaca dan memilih kitab yang sesuai dengan kemampuan ilmiyahnya. Janganlah dia beranjak ke kitab dengan tingkatan yang lebih tinggi, sehingga ia mengalami berbagai masalah yang akan kami jelaskan nanti Insya Allah.

——————–
2. MENGHAFAL
➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Begitupula ia juga harus menyediakan jadwal untuk menghafal.
✅ Pertama kali yang harus dia hafal adalah Kitabullah Subhanahu wa Ta’ala. Dia harus bersungguh-sungguh menghafalkan Kalamullah Azza wa Jalla (Al-Quran). Dia harus selalu memiliki hubungan dengan Al-Quran dan punya jadwal untuk membacanya sehingga ia tidak termasuk dalam firman Allah:

(وَقَالَ الرَّسُولُ يَا رَبِّ إِنَّ قَوْمِي اتَّخَذُوا هَٰذَا الْقُرْآنَ مَهْجُورًا)

Artinya:
“Rasul shalallahu alaihi wa sallam berkata: Wahai Rabbku, sesungguhnya kaumku telah menjadikan Al-Quran ini sebagai sesuatu yang ditinggalkan”.
[Surat Al-Furqan 30]

✅ Begitupula ia menghafalkan matan-matan ilmiah di berbagai bidang studi yang mudah baginya dan secara berurutan.

————————–
3. MENDENGARKAN
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Janganlah yang menjadi syaikhmu (gurumu, pen) adalah kitab saja. Ini adalah realita nyata yang dijumpai. Hal ini banyak kita dapatkan pada orang otodidak (belajar sendiri tanpa guru) – katanya – ternyata tidak semangat menghadiri durus (pelajaran-pelajaran)  yang disampaikan oleh para Ulama, tidak pula duduk di hadapan mereka, tidak pula belajar dari Para Masyaikh Sunnah.

Kau dapati hasil akhirnya bermunculan darinya berbagai kesesatan, kebid’ahan, penyimpanan dalam keadaan ia tidak menyadari, bahkan menyangkanya sebagai Al-Haq.

Inilah prinsipnya. Maka dari itu, terdapat atsar dari Al-Imam Malik rahimahullah:

لا يؤخذ العلم من ثلاث

Artinya: “Ilmu tidaklah diambil dari 3 golongan”

Di antaranya beliau sebutkan:
و من لم يعرف بالرحلة في طلب الحديث.
“Orang-orang yang tidak dikenal pernah rihlah (bepergian, pen) untuk belajar hadits”

❗️Apa maksudnya “RIHLAH fii thalabil hadits”?
Maknanya adalah : BERJUMPA dengan para Ulama dan BELAJAR LANGSUNG dibawah bimbingan mereka.

Bersambung…

Metode Tepat Memperoleh Ilmu

¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤

💻 Situs Resmi http://daurahnasional.com
🌅📚 Channel Daurah Nasional “asy-Syari’ah” Ahlus Sunnah wal Jama’ah
https://tlgrm.me/daurahnasional

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
       🍃Turut menyebarkan:
Whatsapp: 🌹syarhus sunnah lin nisaa`
Channel Telegram:
http://bit.ly/syarhussunnahlinnisa
Website:
http://catatanmms.wordpress.com

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s