Setiap hamba berada di bawah naungan shodaqohnya (KISAH MENGHARUKAN)

▪➰▪➰▪➰▪➰▪➰▪
(Kisah ini dikisahkan oleh syaikh utsaimin dalam penjelasan Aqidah Ahlissunah wal Jama’ah):
” Datang sebuah hadits : Setiap hamba berada dalam NAUNGAN shodaqohnya pada hari Qiyamat ” .

Syaikh berkata : ” telah menceritakan kepadaku orang yang aku percaya.

⭐ Ada seseorang yang melarang istrinya untuk bersedekah kepada kaum fakir miskin yang mengetuk pintunya …

Datanglah suatu hari si MISKIN mengetuk pintu rumahnya dalam keadaan telanjang tak berbaju yang menahannya dari hawa dingin .

Maka istrinua merasa terharu dengan keadaan si MISKIN ini sebagaimana terharunya ABU HUROIROH .

Maka sang ISTRI memberinya pakaian dan tiga buah kurma.

Saat itu suaminya sedang istirahat dimasjid tertidur , maka dia melihat dalam mimpinya: ” Hari qiyamat telah tiba , sementara manusia sedang berada di tengah ombak yang besar , dan panas yang terik matahari yang membakar …

Tiba² ada sebuah baju yang menaungi diatas kepalanya padanya ada tiga lobang maka ia melihat ada tiga buah korma datang menutup tiga lobang itu ” .

Maka terheran² lah lelaki itu dengan mimpinya dan terjaga dari tidurnya.

Maka ia kisahkan mimpinya ini kepada istrinya , istrinya memahami mimpi suaminya …

Mimpi suaminya ini adalah sebab pakaian yang ia shodaqohkan dan tiga buah kurma itu .

Maka sang istri berkata  : ” telah terjadi begini begitu ( menceritakan kisah sedekahnya pada si MISKIN ) …”.

SANG SUAMI BERKATA : ” Setelah hari ini jangan kau tolak untuk bersedekah pada orang miskin …” .

Lelaki ini Alloh ingatkan dan ini adalah kebenaran dari hadits ”  setiap hamba berada dalam naungan shodaqohnya pada hari qiyamat ” .

ﻗﺼـــﺔ ﻳﺴﻮﻗﻬــﺎ ﺍﻟﺸﻴــﺦ ﺑــﻦ ﻋﺜﻴﻤﻴـﻦ ﺭﺣﻤـــﻪ ﺍﻟﻠﻪ ﻓــﻲ ﺷـــﺮﺡ
ﻋﻘﻴـــﺪﺓ ﺃﻫــﻞ ﺍﻟﺴﻨـــﺔ ﻭﺍﻟﺠﻤﺎﻋـــﺔ :
] … ﻭﺟﺎﺀ ﻓﻲ ﺍﻟﺤﺪﻳﺚ : ” ﻛﻞ ﺍﻣﺮﺉ ﻓﻲ ﻇﻞ ﺻﺪﻗﺘﻪ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﻘﻴﺎﻣﺔ ” .
ﻭﺣﺪﺛﻨﻲ ﻣﻦ ﺃﺛﻖ ﺑﻪ ﺃﻥ ﺭﺟﻼ ﻛﺎﻥ ﻳﻤﻨﻊ ﺯﻭﺟﺘﻪ ﺃﻥ ﺗﺘﺼﺪﻕ ﻋﻠﻰ ﺃﻱ
ﻣﺴﻜﻴﻦ ﻳﻄﺮﻕ ﺍﻟﺒﺎﺏ !
ﻓﻄﺮﻕ ﺍﻟﺒﺎﺏ ﻣﺴﻜﻴﻦ ﺫﺍﺕ ﻳﻮﻡ ، ﻭﻗﺎﻝ : ﺇﻧﻪ ﻋﺎﺭٍ ﻟﻴﺲ ﻋﻠﻴﻪ ﺛﻴﺎﺏ ،
ﺗﻘﻴﻪ ﻣﻦ ﺍﻟﺒﺮﺩ ، ﻓﺮﻗﺖ ﺍﻟﺰﻭﺟﺔ ﻟﺤﺎﻟﻪ ، – ﻛﻤﺎ ﺭﻕ ﺃﺑﻮ ﻫﺮﻳﺮﺓ – ،
ﻭﺃﻋﻄﺘﻪ ﻛﺴﺎﺀ ﻭﺛﻼﺙ ﺗﻤﺮﺍﺕ ، ﻭﻛﺎﻥ ﺯﻭﺟﻬﺎ ﻧﺎﺋﻤﺎ ﻓﻲ ﺍﻟﻤﺴﺠﺪ ،
ﻓﺮﺃﻯ ﺃﻥ ﺍﻟﻘﻴﺎﻣﺔ ﻗﺪ ﻗﺎﻣﺖ ، ﻭﺃﻥ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﻓﻲ ﻣﻮﺝ ﻋﻈﻴﻢ ، ﻭﺣﺮ
ﺷﺪﻳﺪ ، ﻭﺷﻤﺲ ﻣﺤﺮﻗﺔ ، ﻭﺇﺫﺍ ﺑﻜﺴﺎﺀ ﻳﻌﻠﻮ ﺭﺃﺳﻪ ، ﻭﻓﻴﻪ ﺛﻼﺛﺔ
ﺧﺮﻭﻕ ، ﻓﺮﺃﻯ ﺛﻼﺙ ﺗﻤﺮﺍﺕ ﺟﺎﺀﺕ ﻭﺳﺪﺕ ﻫﺬﻩ ﺍﻟﺨﺮﻭﻕ ، ﻓﺘﻌﺠﺐ ﻭﺍﻧﺘﺒﻪ
ﻣﻦ ﻧﻮﻣﻪ ﻣﺬﻋﻮﺭﺍ ! ،
ﻭﻗﺺ ﻋﻠﻰ ﺯﻭﺟﺘﻪ ﻫﺬﻩ ﺍﻟﺮﺅﻳﺎ ، ﻓﻔﻬﻤﺖ ﺍﻟﺰﻭﺟﺔ ﺃﻥ ﻫﺬﻩ ﺍﻟﺮﺅﻳﺎ ﺳﺒﺐ
ﺍﻟﻜﺴﺎﺀ ﺍﻟﺬﻱ ﺗﺼﺪﻗﺖ ﺑﻪ ﻭﺍﻟﺘﻤﺮﺍﺕ ،
ﻓﻘﺎﻟﺖ ﻟﻪ : ﺣﺪﺙ ﻛﺬﺍ ﻭﻛﺬﺍ ،
ﻓﻘﺎﻝ ﻟﻬﺎ : ﻻ ﺗﺮﺩﻱ ﻣﺴﻜﻴﻨﺎ ﺑﻌﺪ ﺍﻟﻴﻮﻡ ،
ﻓﻬﺬﺍ ﺍﻟﺮﺟﻞ ﻧﺒﻬﻪ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﺰ ﻭﺟﻞ ، ﻭﻫﺬﺍ ﻣﺼﺪﺍﻕ ﻟﺤﺪﻳﺚ : ” ﻛﻞ ﺍﻣﺮﺉ
ﻓﻲ ﻇﻞ ﺻﺪﻗﺘﻪ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﻘﻴﺎﻣﺔ ” [
��ﺍﻟﻤﺮﺟـــﻊ/ ﺇﺗﺤﺎﻑ ﺍﻟﺨﻼﻥ ﻭﺍﻟﺠﻤﺎﻋﺔ ﺑﻔﻮﺍﺋﺪ ﺷﺮﺡ ﻋﻘﻴﺪﺓ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﺴﻨﺔ
ﻭﺍﻟﺠﻤﺎﻋﺔ ﻟﻠﻌﻼﻣﺔ ﺍﺑﻦ ﻋﺜﻴﻤﻴﻦ ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ
               ������

�� Sumber: 
ITihaful Kholan wal jama’ah bifawaaidi syarh aqidah Ahli Sunah wal jama’ah Syaikh Ibnu Utsaimin.

✅Alih bahasa : 
Abul Hasan Al Wonogiri .
��.WA TIC (tholibul ilmi cikarang)
°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
إتباع السنة
����������
♨ ittibaus-sunnah.net

🛅〰➖〰➖〰➖〰➖〰
http://faedahwasap.blogspot.co.id/2015/03/setiap-hamba-berada-di-bawah-naungan.html?m=1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s