ANDA TELAH MENGGENGGAM DUNIA DAN TERNYATA KITA ADALAH PENGUASA DUNIA

  ❓SUNGGUH NIKMAT MANA LAGI YANG KITA DUSTAKAN   📝 Oleh : Abu Nasim Mukhtar “iben” Rifai La Firlaz hafizhahullah   ➖➖➖➖➖➖➖   🚧 Orang pertama berprofesi sebagai tukang parkir. Tiap bulan berkeharusan setor ke Dinas Perhubungan sebesar 130.000, sebab ia memang resmi bekerja di bawah Dinas. Selama total lima jam perhari ia bekerja, minimalnya … Baca lebih lanjut

MENENGOK KEMBALI KISAH MANUSIA TERMULIA

Sebulan sudah kita menahan lapar dan dahaga, menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Dan akan lebih sempurna lagi jika puasa tadi dibarengi dengan tuntunan, contoh dan bagaimana Rasulullah berpuasa.

Saudaraku,,

Satu bulan kita berpuasa, menahan lapar dan haus, namun cobalah kita buka kembali bagaimana kita sebelum berpuasa, apakah kita bisa mmenyantap beraneka ragam makanan?

Kebanyakan kita akan menjawab: iya, bisa.

Kita buka kembali lembaran perjalanan kita selama bulan Ramadhan.

Saat sang surya telah kembali ke peraduannya, saat kita berbuka puasa, aneka ragam menu makanan tersaji, sekian jenis minuman dihadirkan di meja makan siap untuk kita santap dan minum. Dan baru saja kita lewati, kemeriahan idul fitri, akan lebih banyak tersaji makanan. Dimulai dari kue-kuenya, opor ayam, rendang, hadir di meja makan kita.

Saudaraku,,

Coba kita buka jauh lembaran hidup Pemimpin manusia, orang yang paling utama. Bagaimana kehidupan beliau

Dikisahkan sendiri oleh Ibunda kita Aisyah -رضي الله عنها- :

ﻭﻋﻦ ﻋﺮﻭﺓ ﻋﻦ ﻋﺎﺋﺸﺔ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻬﺎ ﺃﻧﻬﺎ ﻛﺎﻧﺖ ﺗﻘﻮﻝ ﻭﺍﻟﻠﻪ ﻳﺎ ﺍﺑﻦ ﺃﺧﺘﻲ ﺇﻥ ﻛﻨﺎ ﻟﻨﻨﻈﺮ ﺇﻟﻰ ﺍﻟﻬﻼﻝ ﺛﻢ ﺍﻟﻬﻼﻝ ﺛﻢ ﺍﻟﻬﻼﻝ ﺛﻼﺛﺔ ﺃﻫﻠﺔ ﻓﻲ ﺷﻬﺮﻳﻦ ﻭﻣﺎ ﺃﻭﻗﺪ ﻓﻲ ﺃﺑﻴﺎﺕ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻧﺎﺭ ﻗﻠﺖ ﻳﺎ ﺧﺎﻟﺔ ﻓﻤﺎ ﻛﺎﻥ ﻳﻌﻴﺸﻜﻢ ﻗﺎﻟﺖ ﺍﻷﺳﻮﺩﺍﻥ ﺍﻟﺘﻤﺮ ﻭﺍﻟﻤﺎﺀ ﺇﻻ ﺃﻧﻪ ﻗﺪ ﻛﺎﻥ ﻟﺮﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺟﻴﺮﺍﻥ ﻣﻦ ﺍﻷﻧﺼﺎﺭ ﻭﻛﺎﻧﺖ ﻟﻬﻢ ﻣﻨﺎﻳﺢ ﻭﻛﺎﻧﻮﺍ ﻳﺮﺳﻠﻮﻥ ﺇﻟﻰ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻣﻦ ﺃﻟﺒﺎﻧﻬﺎ ﻓﻴﺴﻘﻴﻨﺎ ﻣﺘﻔﻖ ﻋﻠﻴﻪ

Dari Urwah dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, bahwasanya Aisyah pernah berkata: “Demi Allah, hai anak saudaraku, sesungguhnya kita melihat ke bulan sabit, kemudian timbul pula bulan sabit, kemudian timbul pula bulan sabit. Jadi tiga bulan sabit yang berarti dalam dua bulan lamanya, sedang di rumah-rumah keluarga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tidak pernah ada nyala api.” Saya -yakni Urwah- berkata: “Hai bibi, maka apakah yang dapat menghidupkan Anda sekalian?” Aisyah radhiallahu ‘anha menjawab: “Dua benda hitam, yaitu kurma dan air belaka, hanya saja Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mempunyai beberapa tetangga dari kaum Anshar, mereka itu mempunyai beberapa ekor unta manihah,lalu mereka kirimkanlah air susunya itu kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kemudian memberikan minuman itu kepada kita.”

(Muttafaq ‘alaih)

Dua bulan terlewati, rumah manusia termulia tidak ada bahan makanan. Hanya ada kurma dan air putih saja.

kita tengok lagi kisahnya

ﻭﻋﻦ ﺳﻌﺪ ﺑﻦ ﺃﺑﻲ ﻭﻗﺎﺹ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ ﻗﺎﻝ ﺇﻧﻲ ﻷﻭﻝ ﺍﻟﻌﺮﺏ ﺭﻣﻰ ﺑﺴﻬﻢ ﻓﻲ ﺳﺒﻴﻞ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻟﻘﺪ ﻛﻨﺎ ﻧﻐﺰﻭ ﻣﻊ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻣﺎ ﻟﻨﺎ ﻃﻌﺎﻡ ﺇﻻ ﻭﺭﻕ ﺍﻟﺤﺒﻠﺔ ﻭﻫﺬﺍ ﺍﻟﺴﻤﺮ ﺣﺘﻰ ﺇﻥ ﻛﺎﻥ ﺃﺣﺪﻧﺎ ﻟﻴﻀﻊ ﻛﻤﺎ ﺗﻀﻊ ﺍﻟﺸﺎﺓ ﻣﺎﻟﻪ ﺧﻠﻂ (ﻣﺘﻔﻖ ﻋﻠﻴﻪ)

Dari Sa’ad bin Abu Waqqash radhiyallahu ‘anhu, katanya: “Sesungguhnya saya itu pertama-tama orang Arab yang melempar dengan panahnya -untuk- fisabilillah. Kita semua waktu itu berperang beserta Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan kita tidak mempunyai makanan sedikitpun melainkan daun pohon hublah dan daun pohon samurini, sehingga seorang dari kita itu sesungguhnya mengeluarkan kotoran besar sebagaimana keadaan kambing kalau mengeluarkan kotoran besarnya dan tidak dapat bercampur dengan lainnya -yakni bulat-bulat serta kering, karena tidak ada yang dimakan.”

(Muttafaq ‘alaih)

Lihat!

Dedaunan yang dimakan oleh Rasul dan para sahabatnya. Kita

Mari kita buka kembali lembaran cerita beliau,

ﻭﻋﻦ ﺃﺑﻲ ﻫﺮﻳﺮﺓ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ ﻗﺎﻝ ﺧﺮﺝ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺫﺍﺕ ﻳﻮﻡ ﺃﻭ ﻟﻴﻠﺔ ﻓﺈﺫﺍ ﻫﻮ ﺑﺄﺑﻲ ﺑﻜﺮ ﻭﻋﻤﺮ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻬﻤﺎ ﻓﻘﺎﻝ ﻣﺎ ﺃﺧﺮﺟﻜﻤﺎ ﻣﻦ ﺑﻴﻮﺗﻜﻤﺎ ﻫﺬﻩ ﺍﻟﺴﺎﻋﺔ ﻗﺎﻻ ﺍﻟﺠﻮﻉ ﻳﺎ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﻗﺎﻝ ﻭﺃﻧﺎ ﻭﺍﻟﺬﻱ ﻧﻔﺴﻲ ﺑﻴﺪﻩ ﻷﺧﺮﺟﻨﻲ ﺍﻟﺬﻱ ﺃﺧﺮﺟﻜﻤﺎ ﻗﻮﻣﺎ ﻓﻘﺎﻣﺎ ﻣﻌﻪ ﻓﺄﺗﻰ ﺭﺟﻼ ﻣﻦ ﺍﻷﻧﺼﺎﺭ ﻓﺈﺫﺍ ﻫﻮ ﻟﻴﺲ ﻓﻲ ﺑﻴﺘﻪ ﻓﻠﻤﺎ ﺭﺃﺗﻪ ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﻗﺎﻟﺖ ﻣﺮﺣﺒﺎ ﻭﺃﻫﻼ ﻓﻘﺎﻝ ﻟﻬﺎ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺃﻳﻦ ﻓﻼﻥ ﻗﺎﻟﺖ ﺫﻫﺐ ﻳﺴﺘﻌﺬﺏ ﻟﻨﺎ ﺍﻟﻤﺎﺀ ﺇﺫ ﺟﺎﺀ ﺍﻷﻧﺼﺎﺭﻱ ﻓﻨﻈﺮ ﺇﻟﻰ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻭﺻﺎﺣﺒﻴﻪ ﺛﻢ ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺤﻤﺪ ﻟﻠﻪ ﻣﺎ ﺃﺣﺪ ﺍﻟﻴﻮﻡ ﺃﻛﺮﻡ ﺃﺿﻴﺎﻓﺎ ﻣﻨﻲ ﻓﺎﻧﻄﻠﻖ ﻓﺠﺎﺀﻫﻢ ﺑﻌﺬﻕ ﻓﻴﻪ ﺑﺴﺮ ﻭﺗﻤﺮ ﻭﺭﻃﺐ ﻓﻘﺎﻝ ﻛﻠﻮﺍ ﻭﺃﺧﺬ ﺍﻟﻤﺪﻳﺔ ﻓﻘﺎﻝ ﻟﻪ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺇﻳﺎﻙ ﻭﺍﻟﺤﻠﻮﺏ ﻓﺬﺑﺢ ﻟﻬﻢ ﻓﺄﻛﻠﻮﺍ ﻣﻦ ﺍﻟﺸﺎﺓ ﻭﻣﻦ ﺫﻟﻚ ﺍﻟﻌﺬﻕ ﻭﺷﺮﺑﻮﺍ ﻓﻠﻤﺎ ﺃﻥ ﺷﺒﻌﻮﺍ ﻭﺭﻭﻭﺍ ﻗﺎﻝ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻷﺑﻲ ﺑﻜﺮ ﻭﻋﻤﺮ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻬﻤﺎ ﻭﺍﻟﺬﻱ ﻧﻔﺴﻲ ﺑﻴﺪﻩ ﻟﺘﺴﺄﻟﻦ ﻋﻦ ﻫﺬﺍ ﺍﻟﻨﻌﻴﻢ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﻘﻴﺎﻣﺔ ﺃﺧﺮﺟﻜﻢ ﻣﻦ ﺑﻴﻮﺗﻜﻢ ﺍﻟﺠﻮﻉ ﺛﻢ ﻟﻢ ﺗﺮﺟﻌﻮﺍ ﺣﺘﻰ ﺃﺻﺎﺑﻜﻢ ﻫﺬﺍ ﺍﻟﻨﻌﻴﻢ (ﺭﻭﺍﻩ ﻣﺴﻠﻢ )

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, katanya: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pada suatu hari atau suatu malam keluar, kemudian tiba-tiba bertemu dengan Abu Bakar dan Umar radhiyallahu ‘anhu, lalu beliau bertanya: “Apakah yang menyebabkan engkau berdua keluar ini?” Keduanya menjawab: “Karena lapar ya Rasulullah.” Beliau lalu bersabda: “Adapun saya, demi Zat yang jiwaku ada di dalam genggaman kekuasaanNya, sesungguhnya yang menyebabkan saya keluar ini adalah sesuatu yang juga menyebabkan engkau berdua keluar itu -yakni sama-sama lapar-, Ayolah pergi.” Keduanya pergi bersama beliau shallallahu ‘alaihi wasallam, lalu mendatangi seorang lelaki dari kaum Anshar, tiba-tiba lelaki itu tidak sedang di rumahnya. Ketika istrinya melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, lalu berkata: Marhaban wa ahlan. Selamat datang di rumah ini dan harap mendapatkan keluarga yang baik. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam lalu bertanya: “Di mana Fulan -suamimu?” Istrinya menjawab: “Ia pergi mencari air tawar untuk kita.” Tiba-tiba di saat itu orang Anshar -suaminya itu- datang. Ia melihat kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan kedua orang sahabatnya, kemudian berkata: “Alhamdulillah. Tiada seorangpun yang pada hari ini mempunyai tamu-tamu yang lebih mulia daripada saya sendiri. Orang itu lalu pergi kemudian datang lagi menemui tamu-tamunya itu dengan membawa sebuah batang kurma -berlobang- berisikan kurma berwarna, kurma kering dan kurma basah. Iapun berkata: “Silahkanlah makan.” Selanjutnya ia mengambil pisau, lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jangan menyembelih yang mengandung air susu.” Orang Anshar itu lalu menyembelih untuk tamu-tamunya itu, kemudian mereka makan kambing itu, juga kurma dari batang kurma tadi serta minum pulalah mereka. Setelah semuanya itu kenyang dan segar -tidak kehausan- lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Demi Zat yang jiwaku ada di dalam genggaman kekuasaanNya, sesungguhnya engkau semua akan ditanya dari kenikmatan yang engkau semua rasakan ini pada hari kiamat. Engkau semua dikeluarkan dari rumahmu oleh kelaparan. Kemudian engkau semua tidak kembali sehingga engkau semua memperoleh kenikmatan ini.”

(Riwayat Muslim)

Lihat,, Rasulullah keluar karena lapar,,, lapar,,,

Demikian pula dua manusia terbaik setelah Rasul, keluar tengah malam karena kelaparan.

Kita

Saudaraku,, Ternyata kita terlalu kaya dibanding Rasulullah dan para sahabatnya.

Ternyata hidup bahagia sangat mudah.

Mensyukuri nikmat yang ada,

Melewati hari dalam keadaan agama, harta, dan keluarga kita aman, syukurilah..

Faedah dari khutbah idul fitri bersama Ust. Abu Nashim Mukhtar 1436 H

🌐📡 -WBF- 📡🌐

Turut menyebarkan :

⛵ WA Salafiy KalSel ⛵

🌺 Salafiyyah KalSel 🌺

〰〰〰〰〰〰〰〰

🌍Admin Salafiyat Indonesia (ASIA)

TANDA DI TERIMANYA AMAL KEBAIKAN

 قال الحافظ إبن رجب رحمه الله  :

ﻓﺈﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﺇﺫﺍ ﺗﻘﺒﻞ ﻋﻤﻞ ﻋﺒﺪ ﻭﻓﻘﻪ ﻟﻌﻤﻞ ﺻﺎﻟﺢ ﺑﻌﺪﻩ ﻛﻤﺎ ﻗﺎﻝ ﺑﻌﻀﻬﻢ :

ﺛﻮﺍﺏ ﺍﻟﺤﺴﻨﺔ ﺍﻟﺤﺴﻨﺔ ﺑﻌﺪﻫﺎ ﻓﻤﻦ ﻋﻤﻞ ﺣﺴﻨﺔ ﺛﻢﺍﺗﺒﻌﻬﺎ ﺑﻌﺪ ﺑﺤﺴﻨﺔ ﻛﺎﻥ ﺫﻟﻚ ﻋﻼﻣﺔ ﻋﻠﻰ ﻗﺒﻮﻝ ﺍﻟﺤﺴﻨﺔ ﺍﻷﻭﻟﻰﻛﻤﺎ ﺃﻥ ﻣﻦ ﻋﻤﻞ ﺣﺴﻨﺔ ﺛﻢ ﺍﺗﺒﻌﻬﺎ ﺑﺴﻴﺌﺔ ﻛﺎﻥ ﺫﻟﻚ ﻋﻼﻣﺔ ﺭﺩﺍﻟﺤﺴﻨﺔ ﻭ ﻋﺪﻡ ﻗﺒﻮﻟﻬﺎ

لطائف المعارف ٢٤٤

Berkata Al Hafizh Ibnu Rojab rohimahulloh:

“Sesungguhnya Alloh apabila menerima amalan seorang hamba, maka Alloh memberikan kemampuan kepadanya untuk beramal shalih lagi setelahnya, sebagaimana kata sebagian ulama:

☀ Ganjaran kebaikan adalah kebaikan setelahnya, barangsiapa melakukan suatu kebaikan kemudian ia ikutkan dengan kebaikan yang lain maka itu adalah tanda diterimanya amal kebaikannya yang sebelumnya, sebagaimana orang yang melakukan kebaikan kemudian ia ikutkan dengan kejelekan maka itu adalah tanda ditolaknya kebaikan yang telah ia kerjakan dan tidak diterima.”

Lathooiful Ma’aarif: 244

――――――――――――――――――――――

✍ Syabab Ashhabus Sunnah

➧Untuk fawaaid lainnya bisa kunjungi website kami: http://www.ittibaus-sunnah.net

◉ ◈ ◉ ◈ ◉ ◈ ◉ ◈ ◉ ◈ ◉

أصحاب السنة

✪ASHHABUS SUNNAH✪

——————–

turut mempublikasikan: 🌹syarhus sunnah lin nisaa`

(LINK DOWNLOAD) Audio Rangkaian Kajian Intensif Ramadan 1436 H Masjid As-Salam Mujur

Alhamdulillah… Telah Usai Rangkaian Acara Kajian Intensif Ramadan 1436 H Masjid As-Salam Mujur, Kroya, Cilacap BERIKUT AUDIO REKAMAN KAJIAN INTENSIF RAMADAN 1436 H : 001 Ust Ali Mahdi – Pembukaan  [19.17] http://bit.ly/1Lb1qB8 002 Mensikapi Fitnah yang Melanda Dakwah Salafiyah Sesi 1 – Ust Ikhsan  [1.47.26] http://bit.ly/1Lb1HE5 003 Mensikapi Fitnah yang Melanda Dakwah Salafiyah Sesi 2 … Baca lebih lanjut

(LINK DOWNLOAD) Rangkaian Audio Khutbah Iedul Fithri 1436 H di berbagai daerah di Indonesi

Al Ustadz Muhammad Umar as Sewed hafidzahullah di Lapangan Kantor Prosida, Kota Cirebon >>  http://bit.ly/1RGsX1e Al Ustadz Abu Mu’awiyah Askari hafidzahullah di Lapangan Pelataran Ma’had Ibnul Qoyyim, Balikpapan >> http://bit.ly/1MAUbzM Al Ustadz Muhammad as Sarbini hafidzahullah>> http://bit.ly/1MAUgU3 Al Ustadz Abu Hamzah Yusuf hafidzahullah di Musholla Ma’had Daarul Atsar, Tasikmalaya >> http://bit.ly/1I0jCGL Al Ustadz Abu Yasir … Baca lebih lanjut

BERPISAH DENGAN PENJARA BULAN RAMADHAN ?

Potongan Khutbah Kedua Syaikh Shalih Al Fauzan menyambut Akhir Ramadhan :   Wahai sekalian hamba-hamba Allah. Bila nanti bulan Ramadhan telah usai, maka sesungguhnya hak-hak Allah tak akan pernah usai, kecuali dengan kematian. (Allah berfirman-artinya-) : “Dan beribadahlah kalian kepada Allah sampai kematian menghampirimu.”   Dialah Allah Rabbnya bulan ramadhan, dan Dialah Rabbnya bulan syawal, … Baca lebih lanjut

APA YANG TELAH ENGKAU LAKUKAN SELAMA RAMADHAN

Nasehat yang sangat berharga dari Syaikh Sholih Al-Fauzan berkaitan dengan akan segera berlalunya bulan Ramadhan   ✒ Beliau -hafidzahullah- mengatakan : Wahai segenap kaum mukminin… inilah bulan yang telah berakhir atau yang hampir segera berakhir… Maka hendaknya kita melihat dan menghitung diri-diri kita di dalamnya.. apa yang telah kita persembahkan,apa yang telah kita persembahkan untuk … Baca lebih lanjut

REMANG-REMANG REMAJA DALAM SOROTAN

Ditulis oleh: Ustadz Abu Umar Ibrohim Hafizhahulloh Kata orang, masa remaja adalah masa yang paling indah. Masa yang penuh kebebasan untuk berekspresi. Masa untuk mencari jati ciri dan teman sebanyak-banyaknya. Selanjutnya apa kata hati dan teman itulah jalan hidupnya. Tak peduli bagaimana rambu-rambu agama dan norma kesopanan, yang penting happy. Bagaimana kenyataan yang dialami remaja … Baca lebih lanjut

AKIBAT MENCARI RIDHA ALLAH, BUKAN RIDHA MANUSIA

Di tengah-tengah pelajaran kitab Syarah Aqidah Ath Thahawiyyah karya Ibnu Abil ‘Izz Al Hanafi, guru kami Abu Abdirrahman Fahd Al Adeni berkisah… Dahulu, beberapa orang thalibul ‘ilm murid Syaikh Muqbil diutus untuk berdakwah ke sebuah desa yang mayoritas penduduknya berpemahaman Syi’ah Zaidiyyah. Salah seorang dari mereka kemudian memberikan khutbah Jum’at di masjid desa tersebut. Selesai … Baca lebih lanjut

KARAKTERISTIK WANITA SALAFIYYAH

بسم الله الرحمن الرحيم Oleh: Asy Syaikh Muqbil bin Hadi Al Wadi’i rahimahullah Sebuah kenikmatan yang besar tatkala seorang wanita muslimah diberikan hidayah oleh Allah subhanahu wa ta’ala untuk mengenal dan kemudian berpegang teguh dengan aqidah serta manhaj salaf Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Agar nikmat besar yang tiada taranya ini terus langgeng, maka wajib untuk … Baca lebih lanjut